Toyota Kijang Innova juga penetrasi market di seluruh dunia. Variannya jelas berbeda dengan pasar sini. Jika konsumen lokal diberi pilihan mesin bensin 2,0 liter dan diesel 2,4 liter turbo, negara lain ada yang kebagian bensin 2,7 liter. Ya, seperti tipe istimewa Innova 2.7 di generasi awal. Namun kurang mendapat respons apik, sehingga difokuskan untuk mengisi lahan ekspor. Padahal, enjin ini dimanufaktur oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).
Unit dipakai Innova Crysta versi ekspor masih sama. Yaitu 2TR-FE, empat silinder DOHC berkubikasi 2.694 cc. Daya dihasilkan sanggup mengembuskan tenaga 166 PS di 5.200 rpm dan tendangan torsi 245 Nm pada 4.000 rpm. Untuk pasar luar, tersedia pilihan transmisi manual lima percepatan dan otomatis 6-speed with sequential shift.
Lantaran punya mesin besar, kapasitas tangkinya mencapai 65 liter. Maklum saja, mesin besar biasanya haus minum bahan bakar. Sementara Kijang Innova 2,0 liter (bensin di Indonesia) punya tangki lebih kecil, 55 liter saja. Untuk diketahui pula, untuk pasar mancanegara menggunakan lencana Innova Crysta. Sementara di sini pakai imbuhan Kijang di penamaan depan, karena brand image yang begitu lekat di hati masyarakat. Lantas di mana unit 2,7 liter itu dibikin?
Baca Juga: New Toyota Kijang Innova Raih Rating Uji Tabrak Tertinggi
Enjin Crysta 2,7 merupakan bikinan Toyota Motor Manufacturing Indonesia. Tepatnya di Sunter Plant, Jakarta Utara. Sementara bagian bodi dan part penyokong Innova dibikin di pabrik Karawang, Jawa Barat. Kalau kita berbincang tubuh, fitur dan desain eksterior nyaris sama dengan Innova 2.0 bensin eksis. Yang membedakan hanya mesin besar, lingkar kemudi sebelah kiri (opsional market), kapasitas tangki, lencana 2.7L di bagian pintu belakang mobil.
Di India juga memiliki Innova 2,7 liter bensin tapi buatan Toyota Bharat. Tersedia tiga trim level yakni G, V dan Z. Konfigurasi tempat duduk ada yang tujuh atau delapan penumpang. Pilihan head unit bermacam-macam, berikut peranti pemanja telinga. Termasuk juga jenis AC digital tersedia bersama model konvensional, pakai kenop putar. Secara umum tatanan kabin serta balutan kursi sama saja dengan Kijang di sini.
Fitur keselamatan dan keamanan tergolong komplet. Tersedia pengereman cakram di depan dan drum di belakang. Penghela laju kendaraan didukung ABS with EBD, Brake Assist, Vehicle Stability Control, Hill Star Assist Control. Lalu perangkat keamanan tersedia Immobilizier, Siren + Ultrasonic Sensor, Glass Break Sensorfront, Seat Belt 3 point, ELR with Pretensioner and Force Limiter, Isofix dan terakhir Emergency Brake Signal.
Baca Juga: New Toyota Kijang Innova Bensin atau Diesel, Mana yang Paling Menarik?
Kenapa mesin besar disukai negara kawasan Timur Tengah? Menurut TMMIN itulah bagian dari permintaan pasar global. Karakter masyarakat sana gemar pakai mobil dengan mesin gede. Kemudian harga bahan bakar di sana relatif terjangkau. Makanya mereka tak terlalu peduli dengan efisiensi. Yang pasti, sang MPV menjadi moda andalan nyaman untuk mobilitas harian penggunanya.
Pasar yang paling banyak menyerap, Amerika latin dan Timur Tengah. Kalau dibedah lebih perinci. Negara tujuan ekspor Innova 2,7 liter mulai dari Argentina, Bahrain, Ecuador, Kuwait, Lebanon, Oman, Qatar, Saudi Arabia dan Uni Emirat Arab. Paling banyak memang dari negara-negara Timur Tengah. Selain Innova bermesin besar itu. Kendaraan CBU merek Toyota buatan PT TMMIN jua telah dieskpor ke lebih dari 80 negara. Sepeti di Asia, Eropa, Australia, Afrika, Amerika Latin, Karibia, Timur Tengah dan Pasifik. (Alx/Odi)
Baca Juga: Pilihan Terbaik Varian New Toyota Kijang Innova Berdasar Fungsi dan Harga
Hak Cipta © Zigwheels 2014-2024. Semua Hak Cipta Dilindungi.